Beranda > Profil > Pimpinan

Profil Dewan Direksi


Anang Latif, Direktur Utama

Anang Achmad Latif menjalani kariernya sebagai abdi negara dalam bidang komunikasi dan informatika. Pria kelahiran Bandung ini menamatkan pendidikan sarjana jurusan Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung. Anang mengawali karier di bidang Perencanaan Spektrum Frekuensi Radio, hingga menjadi Kasubdit Pengembangan Infrastruktur Kementerian Komunikasi dan Informatika. Anang menyelesaikan pendidikan Master of Science pada jurusan Operational Telecommmunications di Coventry University. Kiprah Anang di bidang teknologi informasi tidak hanya di dalam negeri. Beberapa jabatan penting di tingkat regional Asia Tenggara pernah diembannya, antara lain Chairman of Special Task Force on Digital TV Implementation between Indonesia, Malaysia, and Singapore tahun 2009-2011 dan Member of ASEAN Digital Broadcasting tahun 2009-sekarang. Mulai Juni 2016, Anang secara resmi mengemban tugas sebagai Direktur Utama Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika


 


Danny Januar Ismawan, Direktur Ekosistem

Danny Januar Ismawan lahir di Bandung, 3 Januari 38 tahun yang lalu. Danny akrab dengan dunia teknologi informasi. Selepas lulus dari jurusan Teknik Geodesi Institut Teknologi Bandung, Danny berkarya sebagai Project Manager PT. MHP. Ia juga menjadi konsultan TI di sejumlah perusahaan sebelum akhirnya berlabuh di BPPPTI. Danny memiliki kalimat istimewa dalam hidupnya, “Kerjakan lebih dari yang apa engkau dapat, karena suatu saat engkau akan mendapat lebih dari apa yang engkau kerjakan.” Danny percaya bahwa sumber daya manusia merupakan aset yang sangat vital bagi pengembangan organisasi, dan BPPPTI perlu mengembangkan sumber daya manusia secara berkesinambungan agar dapat berperan di tengah masyarakat. Danny sekarang menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Perencanaan dan Monitoring Evaluasi.


Dhia Anugrah F, Direktur Infrastruktur

Dhia Anugrah Febriansa menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Elektro di Universitas Trisakti. Odi, panggilan akrabnya, percaya bahwa BPPPTI dengan didukung tim dan organisasi yang solid dapat mewujudkan visi-misinya. Odi memiliki motto “Dream, Imagine, Believe” dan yakin bahwa BPPPTI akan maju dengan motto tersebut. Pria Kelahiran Bandung ini meraih gelar Master of Engineering pada jurusan Telecommunication and Network Engineering di Royal Melbourne Institute of Technology Australia. Saat ini Odi mengemban amanah menjadi Pelaksana Tugas Direktur Penyediaan Telekomunikasi dan Informatika BPPPTI.


Ahmad Juhari, Direktur PPP

Ahmad Juhari bukanlah sosok asing di bidang pengelolaan keuangan dan anggaran. Malang melintang di Direktorat Jenderal Anggaran, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Juhari memiliki segudang pengalaman sebagai abdi negara. Selepas lulus dari Badan Pendidikan dan Latihan Keuangan Jakarta, Juhari mengawali kariernya sebagai Pelaksana Kantor Perbendaharaan dan Kas Negara Kantor Wilayah XVI Ambon. Tahun 2002, Juhari diberi amanat untuk mengemban tugas sebagai Kepala Seksi Bimbingan Pelaksanaan Anggaran I B Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran Kantor Wilayah XXX Jayapura. Lima tahun berselang, Juhari dipercaya menjadi Kepala Seksi Pembinaan Kinerja BLU III. Setelah menjadi Kepala KPPN Sekayu, KPPN Palu, dan KPPN Surabaya II, tahun 2011 Juhari menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan Setditjen Perbendaharaan Kemenkeu. Maret 2017 Juhari mengemban amanah baru sebagai Direktur Pengelolaan Pendapatan dan Pembiayaan BP3TI.

 


Fadhilah Mathar, Direktur Umum

Fadhilah Mathar memulai kariernya di bidang pendidikan. Selepas menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di Universitas Negeri Jakarta, Indah, panggilan akrabnya, mengabdi sebagai tenaga pendidik di Fakultas Sains & Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Tahun 2010, Indah bergabung dengan Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai Koordinator Pusat TIK Nasional. Tiga tahun berselang, Indah mencukupkan pengabdiannya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk memangku jabatan Kepala Bagian Perencanaan Program dan Pelaporan Balitbang SDM. Pengalaman Indah yang kaya di bidang pendidikan, teknologi, dan manajemen mengantarkan Indah pada jenjang karier berikutnya. Terhitung Februari 2017, Indah diberi amanah untuk menjalankan tugas baru sebagai Direktur Umum BP3TI.



Profil Dewan Pengawas


Ahmad M. Ramli, Ketua Dewan Pengawas

Prof Dr. Ahmad M. Ramli, SH., MH., FCArb, lahir di Bandung, 4 Juli 1961 adalah Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran yang memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun menjabat Eselon I pada beberapa institusi pemerintahan. Pada Oktober 2016 Ramli dilantik sebagai Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, setelah sebelumnya mengabdi sebagai Direktur Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Plt. Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan, Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Hukum, Dekan Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, dan Arbiter pada Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI). Sejak November 2016, Ramli dipercaya memimpin Dewan Pengawas BPPPTI.


Robert Pakpahan, Anggota Dewan Pengawas

Robert Pakpahan, Ph.D. adalah seorang ahli di bidang keuangan. Lahir di Tanjung Balai pada tanggal 20 Oktober 1959, lulusan Diploma III Keuangan Spesialisasi Akuntansi Sekolah Tinggai Akuntansi Negara tahun 1981 ini melanjutkan pendidikan Diploma IV di kampus yang sama pada tahun 1985 hingga 1987. Robert kemudian Meraih Gelar Doctor of Philosophy in Economics dari University of North Carolina at Chapel Hill, USA pada tahun1998. Jabatan yang pernah dipercayakan kepada Robert di antaranya Direktur Potensi dan Sistem Perpajakan Ditjen Pajak, Direktur Transformasi Proses Bisnis Ditjen Pajak, Staf Ahli Kebijakan Penerimaan Negara, dan Direktur jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko. Pada November 2016 ia diberi amanat menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas BPPPTI.


Rina Widiyani W., Anggota Dewan Pengawas

Rina Widiyani Wahyuningdyah, S.H., M.Sc. kaya akan pengalaman di bidang hukum keuangan. Mengawali karier di Bagian Hukum Pajak, Pabean dan Cukai, dan Perbendaharaan, Rina saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Hukum pada Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum Pajak dan Kepabeanan dan Sekretaris Pengadilan Pajak Kementerian Keuangan. Memiliki segudang pengalaman pelatihan nonformal, di antaranya International Taxation Programme di Jepang, Rina juga berpengalaman sebagai Anggota Dewan Pengawas Rumah Sakit Paru Ariowirawan Salatiga, Jawa Tengah, pada tahun 2014 s.d. 2015. Pada November 2016, Rina dipercaya menjadi Anggota Dewan Pengawas BPPPTI.


Fajar Budiantoro, Anggota Dewan Pengawas

Fajar Budiantoro, Ak. MM, CA lahir di Purworejo, 10 Maret 1964. Fajar adalah seorang professional di bidang pengawasan. Mengawali karier sebagai Auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Fajar menduduki jabatan sebagai Koordinator Pengawasan Bidang Instansi Pemerintah Pusat pada Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sejak 2014, Fajar dipercaya menjabat sebagai Inspektur II pada Inspektorat Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika. Komplementer, Fajar memiliki sertifikasi sebagai Auditor Ahli Madya/Pengendali Teknis sejak 2005. Fajar bergabung menjadi Anggota Dewan Pengawas BPPPTI terhitung November 2016.


Nonot Harsono, Anggota Dewan Pengawas

Nonot Harsono, MT., lahir di Jember, 04 April 1965, merupakan sosok yang mencurahkan tenaga dan pikirannya di bidang telekomunikasi dan informatika. Selama lebih dari 20 tahun Nonot mengabdikan diri sebagai pendidik di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Nonot pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Telekomunikasi, Direktur Bidang Adminisrasi Umum dan Keuangan, Ketua UPT Jaringan Komputer, dan Ketua Prodi Persiapan dan Implementasi Multimedia Broadcast. Pada tahun 2009 Nonot dipercaya menjadi Komisioner Komite Regulasi Telekomunikasi – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (KRT-BRTI) untuk periode 2009-2012, dan terpilih lagi untuk periode 2012-2015. Nonot kini dipercaya menduduki posisi Anggota Dewan Pengawas BPPPTI sejak November 2016.